Cerita tentang kesetiaan (go back »)
August 25 2007, 7:47 AM
Malam menyeruap dingin mengganti warna-warna siang berganti hitam dan putih saat kita menghabiskan waktu di hari itu... "Sayang...menjadi setia itu adalah soal kemauan..." tuturku kepadanya. "Oh ya ?" sahutnya bertanya. "Iya... tahukah kau, hari ini aku ketemu perempuan cantik di sebuah toko buku, perempuan yang tak cuma cantik diwajah namun juga mempesona hati, karena untuk beberapa hal seorang kawan menceritakan kepadaku betapa istimewanya dirinya. Lalu tergerak keinginanku untuk mengenalnya, bertegur sapa, bersalaman dengannya, lalu seperti biasa kan dibumbui celotehan khas laki-laki tentang betapa indahnya perempuan jika disamakan dengan bunga melati atau betapa cantiknya bidadari jika benar dia itu adalah dirinya...." "Namun semua itu tak pernah terjadi, sayang..." "Lho, kenapa tak terjadi ?" sergahnya curiga. "bukankah umum jika lelaki seperti itu ?" "Tidak..tidak sayang... itu tak kan terjadi, karena ketika aku akan meneruskan keinginanku itu... aku selalu berusaha mengingatmu terlebih dahulu, berusaha menghadirkan bayangmu dibenakku, lalu mengingat semua hal-hal baik tentang dirimu, cintamu, kehangatanmu, dekapanmu, cumbumu, kerinduanmu, kesabaranmu yang luar biasa berikut semua hal yg membuatku jatuh cinta kepadamu" "Dan itu semua yang selalu membuatku kembali kepadamu sayang.. bukan karena orang lain tidak bisa seperti itu untukku, tetapi karena aku selalu mencoba mensyukuri apa yg kumiliki dari semua yg kudapatkan darimu saat ini" "Setia bagiku adalah mengingatmu selalu dalam setiap perjalanan hidupku, setia bagiku adalah mensyukuri keberadaanmu, setia bagiku adalah menyadari betapa istimewa dan pentingnya dirimu bagiku, juga karena setia bagiku hanyalah sebuah pilihan" dan dia pun tersenyum mendengarnya... untuk kemudian memelukku seirama merambatnya malam...
Comments
Displaying 0 - 0 of 0 comments
Add Comment
You must be logged in to comment
Statistics
| Comments | 0 |
| Page views | 574 |

